Domain .sch.id adalah domain resmi untuk lembaga pendidikan tingkat sekolah di Indonesia. Menggunakan domain ini membantu sekolah terlihat lebih kredibel, profesional, dan diakui oleh pemerintah. Tidak hanya itu, domain .sch.id juga sering menjadi standar yang dicari orang tua saat memastikan keaslian sebuah sekolah.
Jika sekolah Anda berencana membuat website resmi, wajib sekali memahami cara mengurus domain .sch.id. Di artikel ini, Anda akan mendapatkan panduan lengkap, jelas, dan mudah diikuti.
1. Apa Itu Domain .sch.id dan Kenapa Penting?
Domain .sch.id adalah ekstensi resmi yang diberikan kepada lembaga pendidikan formal seperti:
- TK / PAUD
- SD
- SMP
- SMA / SMK
- PKBM
- Madrasah
Menggunakan domain ini menunjukkan bahwa sekolah Anda:
- Terdaftar dan diakui negara
- Memiliki identitas digital resmi
- Lebih terpercaya di mata orang tua
- Lebih mudah ditemukan di Google
Domain sekolah yang tidak menggunakan .sch.id sering dianggap kurang kredibel karena bisa dibuat siapa saja.
2. Syarat Mengurus Domain .sch.id
Untuk mendapatkan domain .sch.id, sekolah harus mempersiapkan beberapa dokumen resmi, yaitu:
a. SK Pendirian Sekolah
Surat keputusan pendirian lembaga dari pemerintah setempat (Diknas / Kemenag).
b. SK Kepala Sekolah
Surat keputusan pengangkatan kepala sekolah saat ini.
c. KTP Kepala Sekolah
Foto atau scan KTP yang masih berlaku.
d. Surat Permohonan
Beberapa penyedia domain meminta surat permohonan pembuatan domain dengan kop sekolah dan tanda tangan kepala sekolah.
Dokumen-dokumen ini bertujuan memastikan bahwa domain hanya diberikan kepada lembaga resmi.
3. Langkah-langkah Mengurus Domain .sch.id
Berikut proses lengkap pengurusan domain .sch.id:
Langkah 1: Pilih Registrar Resmi
Beberapa registrar yang menyediakan domain .sch.id:
- Niagahoster
- Rumahweb
- IDCloudHost
- Jagoan Hosting
- Masterweb
Pilih yang support dokumen sekolah.
Langkah 2: Tentukan Nama Domain
Contoh format domain sekolah:
- sdnegerix.sch.id
- smkmaju.sch.id
- paudpelita.sch.id
Gunakan nama yang singkat dan mudah dikenali.
Langkah 3: Unggah Dokumen Persyaratan
Registrar akan meminta unggah file:
- SK Pendirian
- SK Kepala Sekolah
- KTP Kepala Sekolah
- Surat Permohonan (jika diminta)
Pastikan semua dokumen jelas dan terbaca.
Langkah 4: Verifikasi Dokumen
- Registrar akan memverifikasi dokumen dalam 1–3 hari kerja.
- Jika ada yang kurang, mereka akan memberi tahu melalui email.
Langkah 5: Domain Aktif
Jika semua dokumen lengkap, domain .sch.id akan aktif dan siap digunakan untuk website sekolah.
4. Berapa Biaya Domain .sch.id?
Harga domain .sch.id sangat terjangkau.
Rata-rata biaya per tahun:
Rp 55.000 – Rp 75.000
Beberapa provider bahkan menawarkan promo yang lebih murah.
5. Tips Memilih Domain yang Baik
Agar domain mudah diingat dan profesional:
- Gunakan nama resmi sekolah
- Hindari singkatan yang membingungkan
- Jangan terlalu panjang
- Cocokkan dengan branding sekolah
Contoh domain yang baik:
smpn1bandung.sch.id (jelas, resmi, profesional)
Kesimpulan
Mengurus domain .sch.id sebenarnya sangat mudah asalkan sekolah menyiapkan dokumen resmi yang dibutuhkan. Dengan memiliki domain .sch.id, sekolah akan terlihat lebih kredibel, profesional, dan dipercaya oleh orang tua serta masyarakat. Domain ini juga menjadi langkah awal penting untuk membangun website sekolah yang informatif dan modern.
Jika sekolah Anda membutuhkan bantuan pembuatan website resmi lengkap beserta domain .sch.id, kami siap membantu dari awal hingga website online. Hubungi kami di sini



